Risalah 3 – Teori, Praktek dan Realitas adalah Kesatuan

Sawangan, Maret 2016
Oleh: Eza Azerila

image

Ilustrasi Kepingan-Kepingan Kesadaran dan Pemikiran - Bung Eza

SURAT TERBUKA UNTUK INDONESIA

Risalah 3

Indonesiaku..

Kali ini, aku kirimkan padamu, apa yang ditulis oleh sahabat kita Abrahami.

Abrahami ingin menyampaikan pada kita bahwa kita tidak lagi memilah-milah antara ilmu dan pengamalan, antara wacana dan praktek. Semuanya adalah satu kesatuan yang tak terpisah.

Perhatikan baik-baik, apa yang dikatakan Abrahami, berikut ini :

“Pengetahuan sejati bukan berasal dari buku” ini benar, tapi kamu tentu harus memulainya juga dengan buku.

“Kesadaran sejati bukan berasal dari khotbah” ini benar, tapi kamu tentu harus memulainya dengan mendengar Khotbah.

Mereka mencapai Pencerahan dengan membaca.

Mereka mencapai tingkat Arahat (Kesucian) hanya dengan mendengar khotbah..?

Bangun..!

“Jangan remehkan sekecil apapun jalan menuju kesucian, sebab kalau mata sejatimu terbuka, sebutir sampah yang kau pungutpun menjadi sumber cahaya.”

Saudara Indonesiaku, sekiranya kita melihat segala sesuatu tidak sekeping-sekeping, maka mungkin kita menjadi lebih arif menyikapi kehidupan ini.

Terimakasih Sdr Abrahami.

(Penyunting: Ridhwan Kulaniy)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s