Risalah 1 – Surat Terbuka Untuk Indonesiaku

Bekasi, 3 Maret 2016
Oleh: Eza Azerila

Risalah 1

Indonesiaku..?

Kamu sering mendengar orang orang sekitarmu mengatakan bahwa dia adalah hamba Tuhan. Tahukah kamu apa arti hamba sesungguhnya…?
.
Indonesiaku..?
.
Hamba artinya budak. Budak itu tidak memiliki apa apa, bahkan dirinya sendiripun adalah milik Tuannya. Hamba hanya bekerja dan berkegiatan demi dan untuk tuannya. Apa yang diperintahkan tuannya segera saja tanpa daya tolak sihamba melakukannya. Hamba setia total pada tuannya. Hamba hanya menjalankan visi, misi, dan proyek proyek tuannya.

Manusia tercipta menjadi rebutan tuan tuan yang akan menjadikannya hamba. Tuhan dan setan memperebutkannya. Masing masing ingin memberi tugas, menawarkan fasilitas, memberi ganjaran, sanksi, punish and reward.

Proyek proyek Tuhan adalah proyek cinta kasih, pemeliharaan, perawatan, kemurahan, berbagi kebahagiaan, menanamkan kecintaan, menebar kasih sayang.

Sesiapa yang hidupnya menjalankan tugas tugas ketuhanan dan kemanusiaan mereka telah mengambil peran sebagai hamba Tuhan. Meski mereka tidak teriak teriak menyesatka orang lain, mencari-cari pengakuan dengan symbol-symbol keagamaan. Kehambaan mereka adalah realitas pengabdian mereka yang nyata, mereka tidak butuh dan tidak mengemis-ngemis untuk diakui sebagai satu-satunya manusia yang dikasihi Tuhan dan dijamin surga, sementara yang tidak sekeyakinan dengan dirinya terdaftar sebagai penghuni neraka.

Indonesiaku..

Iblis pun punya proyek. Proyeknya adalah membuat penderitaan, pertengkaran, hasut menghasut, kebencian, permusuhan, kedengkian, caci maki, makar, kerusuhan, iri hati, dan memasukkan sebanyak banyaknya manusia ke neraka. Tidak ada iblis yang menginginkan manusia masuk surga. Dia cari teman rame-rame masuk neraka. Kebahagiaan iblis ketika melihat orang sesat dan memasukkannya ke dlm daftar penghuni neraka.

Sesiapa yang hidupnya menebarkan kebencian, permusuhan, kedengkian, memecah belah, menderitakan, mendaftarkan orang ke dalam list penghuni neraka, mereka telah mengambil peran sebagai hamba iblis. Mereka agar tidak dikenali sbg agen iblis, seringkali memakai baju agama, simbol-simbol relijius, jargon-jargon ketuhanan, mengutip kitab suci. Mereka pikir semua orang bodoh seperti mereka. Mereka pikir semua orang mau jadi hamba iblis dengan busana ketuhanan??

Tuhan, masukkanlah Indonesiaku semuanya ke dalam cakupan cinta dan kasih sayangMU.

(Penyunting: Ridhwan Kulaniy)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s