Risalah 14 – Sihir dan Ideologi

Gandaria, Jum’at, Maret 2016
Oleh: Eza Azerila

image

Politik

SURAT CINTA UNTUK INDONESIA

Risalah 14

Indonesiaku,

Aktifitas sihir adalah proses mempengaruhi objek dengan cara ilutif, rasionalisasi, dan akal-akalan. Mereka disebut ilusionis. Karena mereka mengaduk-aduk wilayah kesadaran yang lemah, jiwa-jiwa emosionalisme.

Sihir tidak efektif terhadap mereka yang kuat dalam logika dan nurani.

Sihir tidak selalu bermakna magis. Sihir dapat bekerja dalam pola apa saja dengan maksud mempengaruhi massa. Aktifitas sihir bisa beroperasi melalui ucapan, tulisan, gerakan, teknologi, karikatur, organisasi, permainan bahasa, dsb.
Paham demokrasi adalah sihir. Dan efek sihir ini telah menjangkiti otak manusia sedunia. Hanya sedikit orang yang telah tercerahkan akalnya yg memang selalu imun dan kebal dari pengaruh sihir.

Demokrasi sangat tidak ilmiah dan efeknya sangat menderitakan umat manusia. Asas Demokrasi adalah suara rakyat suara Tuhan. Suara rakyat suara kebenaran mutlak yang tak dapat diganggu-gugat.

Ketika rakyat dibuat bodoh dan hedon dimana mereka tak lagi peduli terhadap nasib negrinya, suara mereka mudah dibeli dengan harga yang sangat murah. Para kapitalis dengan modal tak terhingga kemudian memilih para hedonis yang akan difeodalkan untuk memuluskan program-program kapitalisme mereka pada tingkat kebijakan. Dengan modal besar tadi mereka dapat mendudukkan siapa saja yang mereka inginkan untuk menjadi boneka-boneka cerdas sekaligus dungu sebagai perpanjangan tangan mereka dan menyihir masyarakat dengan istilah terpilih  s a n g a t  d e m o k r a t i s. .

Akal cemerlang tidak tertipu dengan gegap gempitanya istilah demokrasi. Bagi akal cemerlang, suara Tuhan adalah suara rakyat. Rakyat harus dicerdaskan dan ditingkatkan kesadarannya, sehingga mereka memiliki kesadaran politik yang luhur, peduli pada nasib bangsa jangka pendek dan panjang, dapat membedakan mana benar mana salah, mana pemimpin yang bermartabat dan mana yang dadakan.

Ketika rakyat sudah berketuhanan dan berkemanusiaan, maka proses politik terjadi secara musyawarah yang dipimpin oleh tokoh-tokoh bangsa yang paling tinggi kesadarannya untuk hasil pembangunan yang membawa pada keadilan bagi seluruh rakyat.

Apakah kamu telah terkena sihir atau sudah imun terhadap sihir, semua akibatnya hanya kamu sendiri yang menanggungnya.

Salam Komando

Advertisements

One thought on “Risalah 14 – Sihir dan Ideologi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s