Risalah 15 – Menjaga Persatuan, meraih Kemajuan dan Perkembangan

Gandaria, Sabtu 2016
Oleh: Eza Azerila

image

Persatuan adalah Bagian daru Kedaulatan. Ketika Bersatu maka kita akan semakin kuat, jika kita semakin kuat. Maka berbagai perkembangan dan kemajuan Negara akan mampu kuta capai bersama

SURAT CINTAKU UNTUK INDONESIA

Risalah 15

Indonesiaku,

Negerimu ibarat rumah besarmu. Kamu dianugrahi berbagai kekayaan alam yang membuat iri bangsa-bangsa lain di dunia. Dahulu mereka merampas kekayaanmu dg bendera VOC, bendera perdagangan tradisional. Mereka secara fisik datang membelenggu fisikmu. Mereka raup kekayaan alammu dengan cara lama.

Zamanpun berubah, watak penjajahan mereka tidak pernah berubah. Orientasi hidup mereka adalah materi, pemenuhan materi. Mereka tetap menjadikan negerimu sebagai daftar utama untuk dikuasai. Mereka tetap sdg menjajahmu dengan pola lain. Mereka buat kamu bodoh, mereka buat kamu sibuk bertengkar dg sesamamu dg isu-isu agama, aliran, golongan, penguasa vs rakyat, dsb. Biar kamu tidak produktif dan tidak perhatian pd kemajuan bangsa dan kekayaan tanah airmu.

Tanah Airmu dalam bahaya, selamatkan Tanah Airmu. Untuk supaya kamu hancur-hancuran dengan sesamamu mereka beri kamu fasilitas untuk bertengkar dan mereka hembuskan api perselisihan itu semakin membara dan berkobar sampai puncaknya nanti kalian saling bunuh sesama kalian seperti yang sukses mereka lakukan di Timur Tengah untuk menguras keberlimpahan minyak di negeri itu.

image

Selamatkan Indonesia Kita!

Indonesiaku,

Sementara kalian sibuk bertengkar mereka sibuk membangun gurita ekonomi dan strategi politik jangka pendek, menengah dan jangka sekian puluh tahun ke depan. Tiba-tiba regulasi sudah memihak mereka, tibatiba warung-warung tradisional habis, makanan domestik tidak laku, tiba-tiba pertanian sudah dikuasai mereka, tiba-tiba tempe sudah dikelola mereka, tiba-tiba batik hilang, tiba-tiba reog direbut, tiba-tiba wayang dibuat mereka, tiba-tiba gamelan dibuat teknologinya. Ah, itu bukan tiba-tiba mereka sudah lama bekerja ketika kamu menghabiskan waktumu untuk saling mengklaim kebenaran dan saling memasukkan ke neraka buat saudaramu sendiri.

Kini mereka menikmati semua kekayaanmu dan sambil tertawa terbahak-bahak mereka berkata :

” Ha haa, lanjutkan perkelahianmu dunguuuu… , aku suka sekali dengan kebodohanmu.. Hahaaaa… ”

Jadi apa hasil dari pertengkaranmu wahai Indonesiaku?
Apa hasil dari pertengkaran ayam?

Sebenarnya kamu generasi ayam apa generasi Garuda sih..???????

Salam Damai Produktif, Indonesiaku

(Penyunting: Tim KOMANDO)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s