Risalah 37 – Politik Pendidikan

Bojongsari, Maret 2016.
Eza Azerila

PhotoGrid_1457864879580[1]

Sekolah Kehidupan

KURSUS POLITIK ADILUHUR PANCASILA
Risalah 37 / Politik Pendidikan

Indonesiaku,
Kegiatan yang sebenarnya dari apa yang disebut sekolah adalah pembelajaran dan pendidikan. Sekolah bukanlah bangunan, atau lembaga, atau yayasan, tapi proses pembelajaran dan pendidikan. Meski ada bangunan, dan berdiri di atas lembaga yayasan, jika tidak ada kegiatan pembelajaran dan pendidikan itu bukan sekolah.

Atas dasar logika ini, maka dimana ada suatu proses pembelajaran dan pendidikan, itu disebut sekolah. Lingkungan alam semesta yang luas ini sesungguhnya adalah sekolah. Setiap saat di sana ada pembelajaran, pendidikan, ujian dan kelulusan. Sekolah ini beroperasi selama 24 jam. Siswa-siswanya ada di semua level dan materi pembelajarannya menyangkut semua bidang kehidupan.

Ada sekolah jurusan keibuan, kebapakan, keremajaan. Perbedaan sekolah alam ini dengan sekolah yang terlembagakan, adalah sekolah alam diuji dulu baru belajar, sekolah formal belajar dulu baru ujian. Sekolah alam atau sekolah kehidupan kelulusan dan kegagalannya kenyataan nasib, bukan kertas yg disebut ijazah atau sertifikat.

Di sekolah kehidupan ini setiap saat ada pelajaran, setiap saat ada ujian, setiap saat ada pengumuman kelulusan dan kegagalan.

Sekolah kehidupan lebih nyata daripada sekolah formal yang dilembagakan. Tokoh tokoh besar dunia semuanya adalah lulusan sekolah alam kehidupan. Inilah yang disebut pendidikan politik dan politik pendidikan.

-Salam KOMANDO (Komunitas Manusia Indonesia)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s