Risalah 42 -Politik Kemanusiaan

Gandaria, 9 maret 2016

oleh : eza azerila

IMG-20160315-WA0027

KURSUS POLITIK ADILUHUR

Risalah 42 / Politik Kemanusiaan

Indonesiaku…

Manusia terbedakan secara nilai dari binatang karena akal yang ada padanya. Oleh karenanya manusia dengan akal tersebut mampu mengukir nila- nilai kemanusiaannya. Semakin manusia seseorang, semakin berkemanusiaanlah ia dan semakin berkemanusiaan seseorang maka semakin manusia lah dirinya.

Kualitas seorang manusia diukur dengan tingkat kemanusiaannya, bukan dengan apa agamanya, apa sukunya, apa ideologinya. Agama datang justru sebagai cara untuk meningkatkan kualitas kemanusiaan seseorang.

Indonesiaku…

Tulisanku ini dilatarbelakangi oleh sebuah peristiwa kecil. Seseorang datang kepadaku, dan mengatakan bahwa kita sedang dalam keadaan gawat. Ada kelompok agama tertentu yang membagi-bagikan sembako kepada warga kampung, kata dia.

Lalu aku bertanya kepadanya, gawat dari sisi apanya? Bukankah membagikan sembako itu suatu hal yang bernilai kebaikan?

Inilah fenomena kebanyakan orang beragama yang ingin membela agama karna kecemburuan. Aku katakan padanya, yang kamu bela itu bukan kebenaran tapi agama ilusi yang kamu pertuhankan.

Dengan cara beragama seperti itu kamu akan membela simbol, casing, jargon, kelompok, bukan berpihak pada kebenaran dan keadilan.

Kepada orang relijius itu aku katakan, cobalah sekarang kita buka baju-baju agama. Kita hanya melihat tiga pihak manusia dari peristiwa yang kamu ceritakan : manusia yang memberi bantuan berupa sembako, manusia yang menerima bantuan sembako, dan manusia yang menonton dan mengomentari kegiatan bantuan sembako tersebut. Di antara ketiga jenis manusia itu, manakah yang paling mulia? Dia menjawab malu, ‘yang memberi bantuan’.

Lalu di manakah posisimu?

Indonesiaku…

Beragama itu gampang dan mudah. Mengaku sebagai orang yang paling beragama lebih mudah lagi. Mengapa kamu tidak ambil visi misi agama untuk membangun kemanusiaan yang berlandaskan keTuhanan? memang itu tidak semudah seperti mengaku beragama dan paling benar beragama.

Salam Indonesiaku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s