Risalah 45 – Politik Kesetiaan

Cafe Oey Blok M Square, 10 Maret 2016

oleh : eza azerila

IMG-20160315-WA0017

KURSUS POLITIK ADILUHUR

Risalah 45 / Politik Kesetiaan

Indonesiaku…

Hamba artinya budak. Budak itu tidak memiliki apa-apa, bahkan dirinya sendiri adalah milik Tuannya. Hamba hanya bekerja dan berkegiatan demi dan untuk tuannya. Apa yang diperintahkan tuannya segera saja tanpa daya tolak sihamba melakukannya. Hamba setia total pada tuannya. Hamba hanya menjalankan visi, misi, dan proyek proyek tuannya.

Manusia tercipta menjadi rebutan tuan-tuan yang akan menjadikannya hamba. Tuhan dan setan memperebutkannya. Masing masing ingin memberi tugas, menawarkan fasilitas, memberi ganjaran, sanksi, punishment dan reward.

Proyek-proyek Tuhan adalah proyek cinta kasih, pemeliharaan, perawatan, kemurahan, berbagi kebahagiaan, menanamkan kecintaan, menebar kasih sayang.

Sesiapa yang hidupnya menjalankan tugas-tugas ketuhanan dan kemanusiaan, mereka telah mengambil peran sebagai hamba Tuhan. Meski mereka tidak berteriak menyesatkan orang lain, mencari-cari pengakuan dengan symbol-symbol keagamaan. Kehambaan mereka adalah realitas pengabdian mereka yang nyata, mereka tidak butuh dan tidak mengemis-ngemis untuk diakui sebagai satu-satunya manusia yang dikasihi Tuhan dan dijamin surga, sementara yang tidak sekeyakinan dengan dirinya terdaftar sebagai penghuni neraka.

Iblis pun punya proyek. Proyeknya adalah membuat penderitaan, pertengkaran, hasut-menghasut, kebencian, permusuhan, kedengkian, caci maki, makar, kerusuhan, iri hati, dan memasukkan sebanyak banyaknya manusia ke neraka. Tidak ada iblis yang menginginkan manusia masuk surga. Dia mencari teman untuk rame-rame masuk neraka. Kebahagiaan iblis ketika melihat orang sesat dan memasukkannya ke dalam daftar penghuni neraka.

Sesiapa yang hidupnya menebarkan kebencian, permusuhan, kedengkian, memecah belah, menderitakan, mendaftarkan orang ke dalam list penghuni neraka, mereka telah mengambil peran sebagai hamba iblis. Mereka agar tidak dikenali sebagai agen iblis, seringkali memakai baju agama, simbol-simbol relijius, jargon-jargon ketuhanan, mengutip kitab suci. Mereka pikir semua orang bodoh seperti mereka. Mereka pikir semua orang mau jadi hamba iblis dengan busana ketuhanan??

Tuhan, masukkanlah semua orang ke dalam cakupan cinta dan kasih sayangMU.

Salam keTuhanan, salam Kemanusiaan 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s