Risalah – 56 Politik Massa

Gandaria, 15 Maret 2016
Oleh: Eza Azerila

image

KURSUS POLITIK ADILUHUR

Risalah 56 / Politik Massa

Indonesiaku..

Keberadaan dirimu adalah kekuatan real dan nyata untuk membangun kekuatan politik. Kamu tidak butuh apa-apa dan siapa-siapa untuk membangun dukungan politikmu. Dirimulah satu-satunya yang real dan nyata untukk kamu melakukan dan merealisasikan kesadaran politik.

Kesadaran politik teragung dan paling luhur adalah saat kamu melakukan sesuatu untuk masyarakat, bangsa dan negerimu oleh kualitas dirimu. Kamu tidak butuh partai, ormas, LSM, yayasan, atau lembaga apapun untuk kamu dapat berbuat dan bekerja berkontribusi untuk bangsa dan negaramu..!

Adanya lembaga-lembaga awalnya untuk tujuan luhur karena di dalamnya terhimpun mereka yang memiliki kesadaran luhur untuk melakukan sesuatu bagi bangsa dan negara. Namun lambat-laun lembaga organisasi yang awalnya bersifat ALAT agar cita-cita luhur terlaksana lebih efisien dan efektif, lama-lama orpol, ormas, dan lsm, menjadi ALAT untuk meningkatkan popularitas, kemudian popularitas jadi daya ungkit untuk nilai tawar-menawar politik, lalu tawar-menawar berubah lagi jadi batu loncatan untuk jadi pejabat, lalu jabatan jadi alat untuk meraup dan menguras harta berjibun milik rakyat jadi milik pribadi dst.

Padahal, jika saja para politisi menjalankan peran dan fungsi sesuai dengan apa yang diamanatkan kepadanya, tidak perlu lagi ada kampanye. Jika dirimu real, pelayananmu nyata, kerjamu bagus, maka kamu tidak perlu lembaga politik sebagai mesin pendulang suara yang harus berjudi mengeluarkan dana besar-besaran untuk kampanye dan membeli suara.

Lakukan saja kebenaran, kejujuran, keberanian, pelayanan nyata, maka jutaan pasang mata sedang menilai kerjamu dan pelayananmu menjadi kekuatan nyata yang akan menyedot dan meraup dukungan cuma-cuma.

image

Pelayanan dan Pengabdian

Trend politik paling canggih dimana kesadaran masyarakat yang ditumbuhkan dan dicerdaskan, akan meninggalkan politik jadul ala Barat, ala demokrasi, politik abal-abal, politik dagang sapi, politik transaksional, politik bagi-bagi kursi, politik bagi-bagi kue an entah apalagi namanya.

Masyarakat yang cerdas akan mengatakan dengan sepenuh kesadaran :

SELAMAT TINGGAL KEBOHONGAN YANG DISEPAKATI UNTUK TIPUTIPU

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s