Risalah 63 – Politik Kebangsaan

Gandaria, 16 Maret 2016
Oleh: Eza Azerila

image

Kebenaran itu Sifat Nyata, bukan Klaim.

KURSUS POLITIK ADILUHUR ( KPA)

Risalah 63 / Politik Kebangsaan

Indonesiaku..

Dasar negara Indonesia adalah Pancasila. Lima butir Pancasila adalah nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kebijaksanaan dan keadilan.

Meski agama, suku, golongan, strata sosial ekonomi warga bangsa berbeda-beda, beraneka, tapi kita disatukan dengan sama-sama bertuhan yang Maha Esa, kita sama-sama cinta kemanusiaan, kita sama-sama cinta persatuan, dan kita sama-sama mencita-citakan terciptanya keadilan.

Indonesiaku..

Bangsa yang berTuhan pastilah cirinya mengukir sifat-sifat ketuhanan, mengukir nilai-nilai luhur, kasih sayang, kemurahan, menciptakan kedamaian, menebarkan pesona cinta pada sesama. Setiap mereka yang beragama pastilah memuliakan agamanya dengan ukiran ukiran sifat luhur ketuhanan.

Mereka yang menodai Tuhannya, mengembangkan kebencian, permusuhan, pecah-belah, pertikaian bangsa, caci-maki, hasut menghasut, mencederai kesucian agama, pastilah orang-orang jahat yang berbusana agama dan mengendarai Tuhannya sebagai tunggangan untuk karir pribadi dan kelompok jahatnya.

Bangsa ini sudah mulai cerdas menilai mana mereka yang beragama mana yang menunggangi agama, mana yang bertuhan dan mana yang menunggangi Tuhan, atas nama Tuhan, namun demi kepentingan karir pribadi dan kelompoknya. Ciri mereka adalah perusak, bawa simbol-simbol agama, pecah-belah, membuat daftar penghuni neraka, membuat daftar orang kafir, dsb. Mereka mengorbankan Tuhan dan agama untuk ambisi politik hewannya.

Ciri yang original adalah mendamaikan, meyatukan, mencerahkan, berorientasi solusi, aktif, kreatif, produktif, progresif, responsif, peduli, melayani, dan bertanggungjawab. Mereka lebih mendahulukan tindakan baik yang nyata daripada mengedepankan simbol-simbol tuhan dan agama. Mereka mengorbankan kepentingan mereka demi kemuliaan dan kesucian agama dan Tuhan.

Cara beragama yang kekanak-kanakan tak ada manfaatnya di depan manusia, agama, Tuhan, dan bangsa, ia akan menjadi sejarah masa lalu .

Buktikan bahwa kamu beragama dengan cara bertuhan. Buktikan bahwa kamu bertuhan dengan cara berpikir benar, berucap benar, bertindak benar dan bersikap benar. Bukan dengan simbol-simbol dimana tindakan burukmu sangat menodai agama dan Tuhanmu.

Salam Ketuhanan dan Kemanusiaan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s