Risalah 75 – Apa Musuhmu..?

Gandaria, 19 Maret 2016
Oleh: Eza Azerila

image

Musuh Bersama

KOMANDO
Komunitas Manusia Indonesia
Program Kursus Cinta Bangsa

Suara Komunitas 75/ Apa musuhmu?

Komunitas Manusia Indonesia tercinta..

Ideologi kebangsaanmu adalah Pancasila. Pusat perhatianmu adalah nilai-nilai luhur ketuhanan, orientasi hidupmu adalah kemanusiaan, semangat hidupmu adalah persatuan, sikap hidupmu adalah kebijaksanaan, dan cita-citamu adalah terciptanya keadilan.

Jika memang demikian adanya, berarti kamu tidak punya musuh sebangsa dan setanah air, bahkan dengan sikap ideologimu itu semestinya kamu tidak punya musuh di sebulatan bumi ini. Suku lain, golongan lain, agama lain, keyakinan lain, partai lain, dan pribadi di luar dirimu bukan musuhmu. Semua adalah saudaramu. Semua partnermu dalam membangun kemajuan dan kejayaan bangsa dan negaramu.
Musuhmu yang paling nyata adalah kebodohan, keputus asaan, kemalasan, kezaliman, perpecahan, keangkuhan, kesombongan, keterbelakangan, dan kemiskinan. Semua itu musuh bersamamu. Untuk menghadapi musuh bersamamu itu maka kamu harus saling mendukung, bergandeng-tangan, bergotong-royong, bukan malah saling serang, saling menjatuhkan marwah, seolah-holah hanya kamu dan kelompokmu yang dapat menyelesaikan persoalan bangsa ini.

Kamu tidak akan jadi komunitas manusia Indonesia sejati, jika kamu masih punya mental kerdil, mental kekanak-kanakan, mental chauvinistik, mental merasa bisa dan benar sendiri, mental nafsu besar tenaga kurang, mental ambisius, mental sok tau, mental suka-suka, mental saling menjatuhkan hanya karena beda suku, beda partai, beda keyakinan, beda gagasan.

Kebesaran jiwa Pancasila seperti yang dicontohkan oleh para founding fathers mesti kamu tanamkan di dalam dirimu. Mereka rela mengorbankan diri bahkan jiwa raga mereka demi kemerdekaan. Nama mereka harum, dikenang sepanjang masa.

Mereka yang demi kekuasaan menghalalkan berbagai cara, menjatuhkan lawan, menikam dari belakang, berkhianat, menyengsarakan rakyat, memecah-belah, politik belah-bambu, mengadu-domba, semasih hidup namanya bau bangkai, ketika sudah mati tak seorangpun mau mendengar nama mereka disebut. Bau bangkai.

Salam Pancasila

Sebagai Kepedulian tarhadap Persatuan Bangsa, terimakasih bagi yang ikut membagikan status kami.

Salam Persatuan Dari Komunitas Manusia Indonesia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s