Yang ada Hanya Cinta

Oleh: Eza Azerila

image

Cinta adalah Pemersatu Bangsa

Yang Ada Hanya Cinta

Nothing but Love. Only Love. Just Love. Merely Love. Love, love and love.

I want to know what love is, i want you to show me…, kata lirik lagu taon 85-an. Tapi masih enak didengar.

Semua adalah produk cinta. Tanpa-Nya mana mungkin semua ini terwujud. Aku dan kamu adalah produk cinta. Cinta menebar pesona-Nya, lahirlah aku, terciptalah kamu. Dan selama masih ada cinta selama itu pula mesin sejarah kehidupan masih berputar.

Yang ada hanya cinta. Dia menanam benih kehidupan, menumbuhkannya, merawatnya, memeliharanya agar kehidupan tetap berlangsung berkeabadian. Cinta merayap masuk di hati manusia manusia pilihan yang berjiwa murni, berhati tulus, berakal cerlang cemerlang untuk menjalani tugas kasih sayang, tugas pelayanan, tanggungjawab kemanusiaan, peradaban dan persaudaraan.

Yang ada hanya cinta. Apinya membakar dan saat diperlukan volumenya dapat diatur menjadi menghangatkan . Dia juga hadir sebagai air jernih menghilangkan dahaga mereka yang kehausan hikmat dan kebijaksanaan. Kadang pula ia hadir berpura-pura jadi bumi yang menyediakan dirinya diinjak dan dibajak demi melahirkan pohon dan buah-buah segar.

Yang ada hanya cinta. Tanpa cinta kehidupan kadang menjadi beku tak ada kisah Romeo dan Juliet. Menjadi kering tak ada cerita persaudaraan dan persatuan. Menjadi panas tak ada cerita kedamaian. Menjadi hancur porak-poranda bercerai-berai tak ada cerita keharmonisan, pembangunan, kemajuan, kemakmuran.

Ketika cinta absen tersebutlah kisah-kisah penderitaan anak manusia, kerusakan alam, pertikaian, kekejian, kepongahan, kebencian, permusuhan, saling tikam, saling hujat, saling injak untuk naik ke posisi kenyamanan semu.

Cinta..

Aku dan bangsaku merindukanmu. Ketakhadiranmu selama ini membuat kami kehilangan ruh persatuan, ruh kedamaian, ruh persaudaraan, ruh Bhinneka Tunggal Ika.

Cinta..

Meski demikian, kami tetap percaya engkau sedang merayap memasuki ruang hati bangsa yang masih tulus murni..

Setidaknya kehadiranmu membuat kami cerdas siapakah yang sedang menjadi agen-agenmu yang menjalankan tugasmu menyatukan kami lagi seperti zaman kemesraan kami dulu dimana kehadiran-Mu menjadi pusat perhatian kami sehingga kami di hadapan kemegahan dan keindahanmu lupa sejenak dengan kepentingan kepentingan kami masing-masing.

Yang ada hanya cinta. Mungkinkah perpecahan dilakukan atas nama cinta bangsa???

Mengapa kamu tidak cerita cinta sehingga semua terasa indah, mewah, renyah, meriah, bahagiaH.. (maksain amat) hmm

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s