The very full power of Cinta

The very full power of Cinta

 

Oleh: Eza Azerila

12985486_1154734204545666_2350265968435011877_n

 

Hem gara-gara ada yang nanya ilustrasi kekuatan cinta jadi nulis tentang cinta lagi. The very full power of Cinta.

“Kamu tau gak cinta itu sangat full power?” Kataku.

“Gimana tuh full powernya Eza..?!,” tanyanya gregetan..

“Di hadapan cinta semua hancur dan robek.” Lanjutku.

“Contohnya apa bang eh bung..??!” Makin penasaran.

Cinta itu gak bicara tentang kemewahan karena di hadapannya semua mewah. Apa sih yang tidak mewah bagi para pecinta sejati. Cinta merobek logika. Cinta menghancurkan rasa. Cinta mengkoyak-koyak bentuk dan formalitas. Lanjutku

“gimana dooonk..,?!” Makin gak sabar rupanya Fanii Stefani…,(pinjam namanya ya),

Seandainya Fanii seorang komisaris pemegang saham tunggal di satu perusahaan. Kamu tentu memiliki beberapa direktur dan beberapa manajer, office boy, dan satpam. Direktur departemen property Fanny gaji 150 jt/bulan. Para manajer masing-masing 45 jt sebulan. Office boy 3 juta, satpam 2 jt dst. S.O.P sebagai proses standard berlangsungnya aktifitas perusahaan terbentuk. Ada jadwal rapat. Ada jadwal formal pertemuan direksi dan komisaris dst. Semua teratur. Semua tertata. Semua terjadwal. Rapih. Untuk ekspansi bisnis bidang properti, Direktur departemen properti mulai mengadakan studi kelayakan, analisa swot dsb. Setelah diketahui berapa miliar kah investasi yang dibutuhkan, sang direkrur minta sekertaris membuatkan proposal untuk minta persetujuan komisaris. Proposal sibuat very very exelence. Rapih. Dari segi redaksi, tampilan, powerpoint, perhitungan nya semua serba keren. Keren abis pokoknya. Karena proposal ini sedang cerita nasib. Proposal menunjukkan seberapa profesional kinerja direktur dan krunya. Pertemuan dengan badan direksi mulai discheduling. Di lokasi anu, hari anu, jam anu dihadiri anu dan anu.

The question is…., bukankah hubungan pemilik perusahaan ( Fanii) dan Direktur berlangsung formal dan terjadwal? The second quest is…, apakah keren ya proposal diformat sebaik mungkin lebih disebabkan oleh perhatian terhadap bisnis atau karena ini menyangkut nasib gaji seorang direktur yang 150 juta/bulan? Ayo kamu jawab jangan dengerin ajahh…?!! Ya, tentu hubungannya sangat formal. Daannn.., kayaknya profesionalisme itu meski pada akhirnya buat keuntungan perusahaan, ya lebih demi nasib bulanan bung Eza…,” jawabnya. Bisa juga ya.. Trusss bung Eza….??!”

Satu hari, pada saat jam kerja. Dari balik pintu gerbang terdengar bell berbunyi. Satpam bukakan pintu. O rupanya wajah tamu yang datang sudah mereka kenal. Mereka sering melihat sosok tersebut berjalan dengan Fanii. Sang Komisaris tunggal. Tamu teraebut tidak berdasi apalagi memakai jas seperti direktur dan para manajer. Lelaki itu pakaiannya sangat casual. Perlente. Bercelana jeans dan bersepatu Puma. Begitulahhh. Melihat wajah lelaki ini satpam tergopoh-gopoh menyambut hampir tersandung. Dia masuk, para officeboy berdiri salah tingkah. Dia masuk ke dalam ruangan para manajer langsung berdiri sambil bungkuk hampir rukuk. Dia lewat ruang direktur, direktur gelagapan. Dan ketika masuk ruangannya Fanii dia disambut mesra, tanpa formalitas, mulailah bahasa Fani ‘Anda dan saya’ ketika bersama direktur dan staf-tafnya, kini berubah menjadi lu-gue sama si lelaki tersebut. Hubungan keduanya dibangun datas semangat cinta. Cinta merobek birokrasi, dan kekakuan dunia formalitas. Cinta tidak bicara kemewahan status, gelar, kostum, jabatan, gaya hidup. Kenapa? Karena semua yang dihadapan cinta adalah keindahan, semua adalah kebahagiaan, semua adalah kemesraan, semua adalah kemabukan, semua adalah kegairahan. Ketika ada cinta di hatimu semakin kecil kamar semakin seperti istana di alam surga. Jika tidak ada cinta bahkan istana pun adalah penjara bagimu. Jangan bicara yang besar-besar kecuali kamu punya The full power of Cinta.

12961474_1154734207878999_2828047928685316255_n

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s