Karnamu, Aku Ciptakan Semesta Alam Ini

Karnamu, Aku Ciptakan Semesta Alam Ini

Oleh: Eza Azerila

PhotoGrid_1460564079181

 
Yang kumaksud dengan “mu” di sini adalah ya dirimu masing-masing itu. Karenamu de fatah, karnamu Asriana Kibtiyah , karnamu Tantowi Jouhari, karnamu Esi Teja dan seterusnya. Karenamulah alam semesta ini diciptakan. Betapa pentingnya kehadiranmu sehingga segenap alam semesta pun tercipta demi kedatanganmu. Amazing!!! Segenap alam semesta yang tak terhitung jumlahnya itu diciptakan demi kehadiranmu, demi melayanimu.

Makin lama makin ngaco aja nih bung Eza. Kata teman temanku

Ya, kamu perlu tahu bahwa kehadiranmu di semesta alam ini begitu penting. Agar kamu tidak menganggap remeh dirimu. Agar kamu tidak narrow mindedness, agar kamu tidak mensia-siakan detik detik hidupmu, agar kamu semangat berkarya, agar kamu tidak kehilangan kepercayaan diri, agar kamu tidak terjangkit penyakit jiwa bernama inferiority complex, dan agar kamu mengoptimalkan potensi yang tersedia dalam dirimu untuk kamu sumbangkan bagi alam, bagi manusia dan kemausiaan.

Semua alam yang diciptakan ini penting, dan di antara semua yang penting itu kamulah yang terpenting. Gak ada lo gak rame. Yang membuat alam ini dikatakan bagus indah, fenomenal, dan sebagainya, ya karena ada kehadiranmu yang menilainya. Tanpa kehadiranmu siapa yang merasakan, mengalami, menikmati dan selanjutnya berkata: WoWw. Amazing!!?

Biar mudah , ilustrasinya bgini.

Sebetulnya, sebelum istana diciptakan, gagasan akan terbangunnya sebuah istana sudah ada di alam pikiran seorang raja. Gagasan itu disampaikan ke seorang arsitek. Arsitek dengan teamnya mulai membuat rancangan, menggambar, mengukur, mendata kebutuhan material, dan mengkalkulasi kebutuhan finansialnya.

Projek dimulai. Segala kebutuhan didatangkan. Pasir datang dari sungai Cisadane, semen terpogoh-pogoh turun dari gunung putri, besi datang dari krakatau steel, batu bata datang dari karawang, semua datang demi hadirnya sebuah istana. Semua dibuat demi terciptanya satu istana.

Jika dibahasakan sebenarnya si istana pernah usul di alam pikiran seorang raja bahwa dia mau hadir untuk melakukan tugas yaitu menyempurnakan citra sang raja dan kerajaannya. Karena sang istana mau datang maka raja menghimpun segala yang dibutuhkan untuk menyambut kedatangannya.

Begitulah kamu. Kamu pernah usul di “alam gagasan” Sang Pencipta. Kamu usul agar kamu dihadirkan sebagai manusia. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas mewah yang tidak dimiliki oleh makhluk lain. Dengan kemewahan fasilitas spiritual, metafisikal, intelektual, rasional, emosional, aktual dan fisikal itu kamu akan melakukan tugas tugas elit yang tidak sanggup dilakukan oleh bebatuan, tetumbuhan, hewan, jin, bahkan malaikat sekalipun.

Oke. Kalo begitu. Niatmu begitu mewah. Semua harus diadakan dulu karena tanpa mereka kamu tidak kan sempurna.

De Fatah. Demi kehadiranmu diadakanlah satu pasangan lelaki dan wanita karena tanpa mereka misi hebat kedatanganmu tidak pernah tercipta. Tidak cukup. Diadakan pula segala tumbuhan agar dimakan oleh pasangan tersebut yang bakal menjadi sperma dan sel telur betina. Tidak cukup. Harus ada bumi ,air, matahari, oksigen, udara, yang terlibat untuk terjadinya kehidupan hewan dan tumbuhan. Semua sibuk, semua tersedia lebih dulu agar misi kedatanganmu terwujud. Semua repot demi kelahiran satu makhluk istimewa yang bernama De Fatah, Tantowi, Juana, Eza dan sebagainya.

Jika tidak karnamu tak kan kuciptakan alam semesta ini. Begitu istimewa kehadiranmu di sisi Sang Pencipta. Semua keberadaan diciptakan hanya untuk melayanimu. You are beyond what you think about your self!!

Lalu, adakah alasan kamu merusak alam yang telah melayanimu? Bukankah kamu paling istimewa, adakah alasan untuk tidak berbuat lebih istimewa?

Bagaikan seorang putra mahkota dia hanya pantas berjiwa pemimpin, dia hanya pantas memberi teladan, dia hanya pantas dengan etika, estetika, logika, budaya, tata krama kerajaan. Kamu adalah putra mahkota di kerajaanNya. Kamu hanya pantas memiliki visi mulia ketuhanan, dan menjalankan misi kemanusiaan. Hanya kamu yang dapat mengemban tugas ini. Seluruh malaikat pun bekerja demi kehadiranmu.

Jika tidak karenamu semesta alam ini tidak kan pernah tercipta. Semua menjadi tidak sia-sia karena kehadiranmu yang begitu bermakna. Begitu bernilai. Begitu mempesona. Begitu memberi nuansa cinta.

Pertahankan dan tingkatkan kualitas kehadiranmu sebagai manusia. Karena sebagai manusia tugasmu hanya satu, yaitu sebagai perpanjangan tangan SANG CINTA. Untuk menyampaikan pesan pesan cinta, untuk melakukan tugas-tugas cinta, untuk menjadi pelayan cinta bagi alam semesta raya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s