Abraham , Ada apa Denganmu Sehingga Kau MelampauiKu..??

Abraham ,
Ada apa Denganmu Sehingga Kau MelampauiKu..??

Oleh: Eza Azerila

13015429_1157905314228555_4567339891908482801_n.jpg
Siapa yang tidak mengenal Abraham. Bapak tiga agama langit Yahudi, Kristen, dan Islam. Bapak para penganut Tuhan YME. Bapak para manusia berketuhanan.

Sedemikian dekatnya dengan Tuhan, sehingga Tuhan memanggilnya sebagai sahabat terkasihNya. Sedekat itu capaian spiritual Abraham.

Dia adalah sahabat sekaligus murid terbaik Tuhan sepanjang sejarah manusia. Begitu mengagumkan prestasi spiritualnya sehingga namanya dikenang dan disebut sebut dalam kisah-kisah di tiga agama. Kadang disebut dengan sebutan Ibrahim kadang dipanggil dengan sebutan Abraham. sama saja. Dua namanya satu sosoknya yaitu ayahanda dari Ismael dan ishak.

Meski derajat spiritual yang begitu dekat bukan berarti Dia bebas dari teguran Sang maha Guru, sang maha Kekasih.

Demikian semangat Abraham memperkenalkan Sang Kekasih. Dia mengambil peran sebagai agen Tuhan sejati. Tiada hari tanpa memperkenalkan Kekasihnya. Segenap jiwanya dipertaruhkan demi Sang Kekasih. Harta yang dimilikinya dihabiskan untuk memperkenalkan Sang Kekasih. Sehingga dia dikenal sebagai manusia dangat dermawan.

Abraham bukan model manusia yang memperalat dan mengorbankan Tuhan demi karir agama, karir politik atau karir bisnisnya. Tapi dia jenis manusia tangguh yang memperalat dan mengorbankan dirinya demi keagungan Kekasihnya.

Suatu ketika Abraham mengundang tetangganya dan relasi-relasinya menikmati hidangan yang menjadi kebiasaannya menyuguhkan kambing guling , pesta sate. Dengan cara ini Abraham memperkenalkan Sang Kekasih.

Begitu semangatnya sahabat Tuhan ini mengundang sehingga terjadilah peristiwa yang di luar pikirannya. Kepada seorang relasinya , Ia berkata: Kawan, berbahagia sekali jika engkau ikut hadir dalam jamuanku esok hari. datanglah ke rumahku. Kita pesta kambing sambil bersyukur pada Tuhan. Begitu ajak Abraham

WoWW, menarik sekali undanganmu Abraham. Tapi maaf, aku tidak bisa memenuhi undanganmu. Aku tidak percaya kepada Tuhan. Jawab prospeknya. Hmm, ada-ada aja.

O ga masalah. Untuk hari itu saja kamu mengimani Tuhan sehingga kamu bisa ikut pesta bersama kami. Desak Abraham

Hey Ibrahim kau mulai memaksaku ya. Siapa kamu sehingga mengiming-imingi aku dengan suguhan untuk mengikuti Tuhanmu.

Sang prospek marah dan meninggalkan Abraham termangu . Apa yang salah ?

Saat itu Sang Kekasih Sang , Maha Guru menegur sahabat dan murid terkasihNya , ” wahai Abraham kekasihKu. Ada apa denganmu ? Siapa kamu sehingga hanya dengan memberi makan sekali memberi syarat agar orang mengikuti keyakinanmu. Aku mengutusmu untuk menyatukan bukan untuk menceraiberaikan hamba-hambaKu. Aku tahu hingga umurnya yang 40 tahun orang itu tidak mengakui Aku sebagai Tuhannya, tapi Aku tetap memberinya berbagai rizki untuk keberlangsungan hidupnya. Lalu siapa kamu baru menjanjikan hidangan sudah memberi syarat kepada hambaKu agar dia meyakini Aku ??

Abraham , ada apa denganmu sehingga engkau melampaui Aku ?
bagai tersambar halilintar Abraham sangat menyesali caranya. Dia kejar lelaki tadi dan menemuinya untuk meminta maaf.

Di hadapan lelaki itu Abraham memohon maaf atas kelancangannya. Dia katakan padanya untuk menghadiri jamuannya tanpa syarat. Datang dan mempersilahkan makan jamuannya sepuasnya tanpa harus mengikuti Tuhannya. Tetap dalam keateisannya.

Kini si lelaki itu mulai heran kepada Abraham. Ada apa lagi denganmu Abraham. Kini kau begitu murni. Begitu tulus mengundangku. Siapa yang mempengaruhimu sedemikian rupa ?

Abraham mengatakan bahwa Dia diajarkan oleh Gurunya. Dia ceritakan pula bahwa Gurunya telah menegurnya dan agar meminta maaf.

Siapa Gurumu yang hebat itu Abraham.?

Dia Tuhanku

betulkah Tuhanmu sehebat itu ?

Betul. Dia mengajariku cinta kasih tanpa pamrih.

Amazing. Jika memang tuhan mu sehebat itu dan sebaik itu , saksikan wahai sahabatku Abraham , kini aku bertuhan kepadaNya.

Kawan , Tuhan yang menciptakan alam semesta dan tiada henti memberi serba anugrah kehidupan kepada makhluk makhlukNya , tidak memaksa mereka yang tidak mengakuiNya sebagai Tuhan. Masih tetap menjamin rizki pada mereka tanpa putus.

Lalu kamu telah memberi apa kepada manusia sehingga memaksa orang kpd Tuhanmu itu ? Apa kebaikan yang telah kamu lakukan sehingga kamu memaksa orang ikut agama dan keyakinanmu ?

Kawan, jika Tuhanmu itu sama dengan Tuhannya Abraham pasti kamu tak akan melakukan itu. Jika Tuhan yang kamu sembah adalah Tuhan yang Maha Kasih , tidak mungkin kamu memaksa siapapun untuk mengikuti ajaranmu.

Jika kamu tetap memaksa orang untuk mengikuti keyakinanmu, mungkin kamu telah menemukan Tuhan baru. Tuhan model barumu itu sangat berbeda sifatnya dengan Tuhannya Abraham, Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Kawan, ketika nafsu keagamaanmu mengajakmu untuk meraup anggota dengan memaksa dan mengatakan bahwa yang tidak ikut denganmu masuk neraka , anggaplah saat itu dirimu seolah Abraham, dan seolah ada Dia yang menegurmu :

Hai kamu, ada apa denganmu, sehingga engkau melampaui kekuasaanKU……..?? Siapa kamu ?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s