Doa adalah

Doa adalah

 

V Fenny Santoso, Brusman Kennedy, Nikmat Tanjung

Oleh: Eza Azerila

 

13077346_1159076757444744_351184700_n.jpg

 

Doa artinya memanggil. Memanggil yang jauh agar mendekat padamu. Doa pada Tuhan artinya kamu memanggilNya agar Dia mendekat padamu dan kedekatanNya akan menyelesaikan berbagai urusanmu, berbagai persoalanmu.

Ketika Tuhan begitu dekat denganmu maka tak’kan ada lagi persoalan dan permasalahanmu yang tidak terselesaikan.

Pertama kamu memanggilNya dengan lisanmu, denhan suara lembutmu, dengan liturgimu, dengan gita sucimu,, ” Duhai Sang Maha Kasih Sayang. Duhai Yang Kasih sayangNya membuat merendah, takluk dan merunduk segala sesuatu. Duhai Yang kemuliaanNya melunak segala sesuatu. Duhai yang kekuasaanNya bertekuklutut segala sesuatu… “.

Tuhan engkau panggil sebagai Kasih Sayang, sebagai Kemuliaan, sebagai Kekuasaan. Tanda bahwa Dia telah datang dan mendekat padamu adalah saat kamu mulai menjadi pribadi penuh kasih sayang. Kamu menjadi pribadi penuh kemuliaan. Kamu menjadi sosok penuh cinta dan kemurahan. Itu pertanda Dia sudah bersamamu. Pertanda panggilan doamu didengar dan dijawab.

Saat engkau sudah menjadi pribadi seperti itu. Saat engkau sudah begitu dekat bersama Tuhanmu yang kamu panggil itu. Dengan kasih sayangmu, dengan kemuliaanmu, dengan kemurahanmu, dengan kekuatan inner dynamicmu, dengan inner powermu, dengan inner beautymu, adakah persoalan yang tidak selesai? Bukankah saat itu sudah tidak ada lagi ketakutan dan kekhawatiranmu? Bukankah sebetulnya ketakutanmulah selama ini yang menciptakan berbagai Persoalanmu dan bukan persoalanmu yang melahirkan ketakutanmu?

Sedemikian rupa kamu mengukir kedekatan Tuhan denganmu sehinggalah pada akhirnya tak ada lagi jarak antara dirimu dan Tuhanmu. Saat itu tak ada lagi masalah yang berani dateng mendekatimu. Tak ada lagi ilusi yang dateng menghantuimu karna masalah masalah hidupmu selama ini tercipta dari ilusi-ilusi dirimu sendiri. Saat Tuhan begitu nyata ilusi menghilang darimu, saat Tuhan kamu singkirkan berbagai ilusi berkunjumg memenuhi pikiran dan perasaanmu.

Jadi,

JANGAN KATAKAN PADA TUHANMU AKU PUNYA MASALAH. TAPI KATAKAN PADA MASALAHMU AKU PUNYA TUHAN

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s