Cinta itu Semangat, Semangat itu Cinta

Cinta itu Semangat
Semangat itu Cinta

Engki Koto

Oleh: Eza Azerila

13045652_1162046607147759_1127486659_n

 

“Eza, bagaimana ya supaya semangat melakukan sesuatu?” Tanya seseorang padaku

“Ya, cintai aja sesuatu yang kamu mau lakukan pasti kamu semangat.” Kataku

“Cara mencintainya gimana?”

“Cinta setahuku ga ada caranya tuh.” Kataku lagi

Kamu keseringan dengarin lagu pop ya “Ajarkan aku mencintaimu.. “. He

Okelah biar kamu tahu bagaimana tahapan tahapan semangat itu tumbuh bgini nii..

Agar kamu bersemangat kamu mesti cinta, agar kamu cinta kamu mesti mengenal dulu. Kalo kamu mengenal sesuatu akan manfaatnya buat kamu pasti kamu akan jatuh cinta padanya. Nah, saat kamu jatuh cinta di saat itulah kamu bersemangat demi apa yang kamu cintai itu. Kataku sok tau..

Jadi, semangat itu ya karena cinta. Cinta itu karena kamu mengenal ada manfaat buat kebahagiaan hidupmu.

Perhatikan saja mengapa ada orang yang menghabiskan umurnya untuk sesuatu, pasti dia sangat mengenal manfaat apa yang dicintainya itu dan dia begitu semangat terhadapnya dan dia hanya melihat segala sesuatu dengan ukuran apa yang dicintai dan disemangatinya itu.

Mengapa anak-anak semangat main game? Karena dia jatuh cinta sama game itu. Kenapa dia jatuh cinta karena dia mengenal game itu ada manfaat buat kesenangan dirinya. Kepada anak-anak kamu jangan bicara filsafat mereka tidak mengenal manfaat filsafat dan tak akan pernah jatuh cinta dan gak kan pernah semangat sampai kesadarannya berkembang dan mulai mau mengenal filsafat.

Kepada orang yang tidak mengenal manfaat perjuangan dan pengorbanan, kamu jangan cerita perjuangan karena dia tidak mengenal logika perjuangan apalagi pengorbanan. Selama dia tidak mengenal perjuangan dia tidak pernah jatuh cinta. Dan selama tidak ada cinta di hatinya dia tak pernah semangat.

Jadi manusia itu bergerak dengan semangat dan mau mengorbankan apa pun demi sesuatu yang dikenalnya dan dicintainya. Maka kamu liat ada yang jatuh cinta pada hewan peliharaan, pada profesi, pada perjuangan, pada bisnis, pada negara, pada olahraga, pada hobby, pada ini dan itu.

Trus kamu jangan heran melihat itu semua. Masing-masing orang bersemangat pada level yang dikenal dan dicintainya. Sukarno tiap hari hanya cerita Pancasila, ketuhanan, kemausiaan, persatuan karen beliau sudah jatuh cinta, beliau sudah mengenal betapa agungnya Tuhan, betapa luhurnya kemanusiaan, betapa indahnya persatuan. Sehingga Sukarno mau memperjuanhkannya dan mau berkorban apa saja demi yang dicintainya.

Para nabi dan mausia manusia suci menghabiskan umurnya untuk Tuhan karena alasan yang sama.

Semangat cinta itu bukan ucapan tapi tindakan dan ukiran. Jadi sangat sederhana melihat diri kita, terhadap apa kita bersemangat di level itulah cinta kita bertumbuh. Di level apa cinta kita bertumbuh hanya sebuah indikasi bahwa di level itulah pengenalan kita terhadap hidup. Dan pengenalan kita terhdp hidup juga merupakan indikasi di level itulah kesadaran kita beroperasi.

.
Kamu mau semangat terhdp apa? Kenali sesuatu yg kamu mau semangati itu sampai kamu jatuh cinta padanya. Until you fall in love.., hmmm

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s