You Are The Love Coming Down On Earth

Ritawaty Florentina

elemen-manusia

You are The Love down om Earth, Oleh Eza Azerila


Kamu adalah cinta yang turun dari langit, berjalan-jalan di bumi, menebarkan pesona kehidupan. Kamu adalah bagian dan saat bersamaan merupakan keseluruhan alam semesta. Kamu adalah dalam kandungan dan saat bersamaan meliputi alam raya.

 

You are micro and at the same moment macrocosmic. You are part and whole at once.

 

Pada dirimu ada matahari, ada bumi, Ada api, Ada air, Ada tanah, Ada udara.

 

Pada dirimu ada kualitas batu, Ada kualitas tumbuhan, Ada kualitas hewan, Ada kualitas malaikat, bahkan ada kualitas Tuhan. Kamu adalah bagian dari alam dan alam pun bagian darimu.

 

Jika kamu menyadari bahwa kamu adalah bagian dari keseluruhan alam raya, maka hal itu akan membuatmu lebih cerdas berinteraksi dengan segala macam peristiwa, segala macam keadaan dan aneka benda-benda.

 

Ketika segala sesuatu berjalan tidak beres, tidak sebagaimana mestinya, kamu langsung menyadari “aku adalah bagian dari keseluruhan sistem alam semesta”. Dan seketika itu juga, kamu sadar daripada tenggelam dalam ketidakberesan, daripada terpaku dalam problem dan persoalan mengapa tidak berlaku sebagai solusi di tingkat apapun. Mengapa tidak berpikir what next..? Mengapa tidak berpikir memberi kontribusi..?

 

Setiap bagian dan setiap elemen alam semesta bekerja dan beroperasi membangun keselarasan dan keharmonisan dengan keunikan masing-masing. Semua memiliki kekuatan cinta, semua bekerja dengan semangat cinta, semua memiliki inner-power, inner beauty, inner dynamic yang berasal dari cinta yang tiada henti menggerakkannya.

 

Jika setiap partikel adalah kehadiran cinta, dan setiap partikel itu menyelimuti, membentuk dan menjadi kesempurnaan dirimu, bukankah sesungguhnya kamu adalah cinta yang turun dan berjalan-jalan di muka bumi untuk menjalankan misi keselarasan, misi keharmonisan, misi perawatan, misi pemeliharaan, misi penjagaan, misi keseimbangan dan misi terwujudnya kedamaian dan keabadian alam raya.

 

Jika kamu menyadari bahwa wujud dirimu adalah cinta, maka bukankah saat kamu kehilangan cinta artinya kamu sedang kehilangan dirimu ?

 

Jadi, jika setiap elemen alam raya menyadari bahwa visi-misi kehadirannya adalah sebagai, demi dan untuk cinta, lalu berasal dari manakah persoalan hidup ini sebenarnya??

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s