Provokator atau Inspirator

Provokator atau Inspirator
Kusembahkan tulisan ini kepada sahabatku Denny Siregar

ins-prov

Provokator atau Provokator, Oleh Eza Azerila

Ada dua cara agar kamu dikenal atau terkenal. Jadi provokator atau inspirator. Itu kata penulis jenaka tapi inspiratif, Denny Siregar, waktu kami ngopi bareng di Cafe Excelso, Bintaro.

Terimakasih bung Denny.

Ya, kamu tinggal pilih cara untuk dikenal publik baik di dunia online atau dunia offline.

 

Provokator atau inspirator.

Para provokator hanya memainkan retorika, rasionalisasi, dan agitasi. Provokator hanya bertujuan sesaat dan jangka pendek. Mereka pandai menggelitik dan mengaduk-aduk emosi. Mereka tidak dapat pengikut di level logika. Ketika pengagum dan pendukungnya mulai naik ke tingkat rasional, maka saat itu para provokator kehilangan pendukungnya.

Adolf Hittler adalah bapaknya para provokator, agitator. Ajarannya mati dengan kematian dirinya.

Sukarno, Gandhi, Teresa, Albert Einstein, adalah tokoh tokoh yang dikenal sebagai inspirator di zamannya dan sepanjang zaman. Para inspirator, gagasan mereka tegak berdiri dengan fondasi logika dan ilmiah. Perkataan mereka logis, rasional, dan intelektual menyentuh kesadaran spiritual, rasional, emosional dan aktual secara bersamaan. Gagasan mereka abadi tidak ada masa expired nya. Kematian mereka tidak serta merta berarti kematian gagasan mereka.

Kawan,

Provokator memainkan emosi, para inspirator menusuk ke jantung akal dan hati. Para provokator bermain di zona isu temporal. Inspirator di zona isu permanent. Provokator hanya meraup massa, untuk tujuan jangka pendek. Inspirator abadi. Provokator pelacur bayaran inspirator pemimpin merdeka.

Di dunia maya sangat banyak provokator profesional dan tidak sedikit provokator amatiran. Dan jumlah inspirator di dunia maya jumlahnya dapat dihitung sejumlah jari-jari sebelah tangan.

Siapakah yang dapat membedakan mana yang provokator dan mana yang inspirator ? Tentu saja mereka yang kuat daya nalar, tajam logika, dan tidak emosionalisme.

Apakah seseorang itu provokator atau inspirator, lihat saja kata-kata atau tulisan mereka apakah mencerahkan, memenuhi standar logika, dapat teruji secara ilmiah atau hanya dapat menggelitik dan mengaduk-aduk emosi ?

Selamat Datang Para Inspirator
Selamat Tinggal Para Provokator

Advertisements

Suara Kebenaran

Kamu tidak perlu meninggikan volume suaramu atau meningkatkan intensitas teriakanmu. Jika kata kata mu benar meski kamu hanya menyampaikannya dengan cara berbisik maka vibrasinya akan terdengar sampai langit yang tertinggi.

 

Kata kata manusia manusia suci yang dilontarkan ribuan tahun yang lalu suaranya masih terdengar hingga hari ini dan akan terus terdengar sepanjang masa.

13083237_942756802512615_800515635678409328_n

Kamu tidak perlu berkampanye menghabiskan segala enerzimu untuk mendapatkan dukungan. Biarkan dirimu pertamakali yang melihat apakah kamu layak menerima dukungan atau tidak. Jika penilaian dirimu bhw kamu layak mendapat dukungan maka segenap semesta pun ikut mendukungmu tanpa kamu memintanya pd mereka.

 

Orang orang yang meminta dukungan biasanya adalah orang orang yang kehilangan kepercayaan diri bahwa dia pantas menerima dukungan.

The Bhinneka Konkow – Life in Cafe

Gandaria, 21 Maret 2016
Oleh: Eza Azerila

1930428_1064358833605842_1370546702554857949_n

Book The Bhinneka Tunggal Ika

Beberapa hari ini The Bhinneka menjadi menu utama sajian di kafe-kafe. Krisis kebangsaan karena pudarnya kesadaran Bhinneka Tunggal Ika.

Antusiasme peserta konkow-life sangat menggembirakan. Rupanya lahirnya krisis disebabkan minimnya kesadaran Pancasila. Minimnya kesadaran Pancasila dikarenakan Pancasila hanya dikenalkan dimulai dari sila kedua. Padahal spirit Pancasila terdapat di sila pertamanya, sila Ketuhanan YME.

Jika spirit Ketuhanan tertanam oleh setiap Anak Bangsa yang beda-beda agama, maka pasti mereka akan berkesadaran Pancasila. Kesadaran Pancasila akan melahirkan kesadaran Bhinneka Tunggal Ika. Kesadaran bhinneka tunggal ika akan membuat bangsa ini lebih produktif bekerja membangun bangsa dalam suasana kebersamaan, musyawarah, dan gotong royong. Tidak menghabiskan waktu dan energi mempersoalkan perbedaan agama, keyakinan, golongan, suku, dan kelompok.

10583800_1064358356939223_4788223579977926918_n

The Bhinneka Konkow Life-in Cafe

The Bhinneka Konkow-life in Cafe akan terus bergulir dari satu kafe ke kafe lain, dari satu komunitas ke komunitas lain. Kesadaran bhinneka tunggal ika akan membuat bangsa fokus pada solusi, bukan berkutat pada problem.

Yuk, kita buat suasana cinta kebangsaan di kafe sambil ngopi. Sehabis ngopi eh baru sadar ternyata perbedaan itu kekayaan dan juga keindahan. Bayangkan jika semua penduduk bumi lelaki, hmm..

Tanpa kesadaran Pancasila, maka yang terjadi adalah bhinneka tinggal cerita.

Salam Bhinneka Tunggal Ika